Sunday, January 11, 2009

Nyoret doang

HELLO, DI SINI THE P SEDANG BERBICARA..

Waw, saya sedang mabok kata-kata. Abis bikin esai langsung ngetik blog yang mana sebelumnya gue mesti chatting sama temen gue nanya-nanya esai (penting amat yang terakhir diitung). Mungkin setelah ini gue gak bisa ngomong yah karna keabisan kata-kata...

NAH, mesti mulai dari mana nih postingan? Oh ya, taun baru *TELAT ABIS*, sementara orang-orang mabok-mabokan berpesta pora di Federation Square ngeliatin kembang api (backsound: The Upstairs – Hanya Aku, Musik, dan Lantai), gue di rumah. Ngapain? PESTA BARBEQUE DONG AH HAHAHA *gak mau kalah*... nggak, nggak, gue boong kok. Gue di rumah aja ya begitu.. lagi asik-asiknya maen Hotel 626, TAU-TAU ADA PETASAN AJA GITU YAH MELEDAK DI KEBON BELAKANG.

(saking kagetnya sampe bingung mau nulis kalimatnya kayak apa)

Udah ah, ganti topik. Akhir-akhir ini gue sering banget jalan pulang abis ngampus. Gara-gara ketinggalan kereta. Yeh, klise abis dah, jaman banget deh lu ketinggalan kereta hahaha. Enaknya kalo jalan kaki itu: bisa ketemu orang aneh di jalan (e.g. maen sketboard terus jatoh), bisa ketemu yang nyeremin (e.g. anjing tanpa iketan leher dan dibiarin jalan gitu aja di samping yang empunya. HIH), dan ketemu orang gak jelas (e.g. “Sorry, may I ask you for two dollars?”, malak sopan amat, yang garang dong mas hahaha, ini beneran loh).

Dan biasanya kalo gue udah jalan kaki begini, celana gue suka merosot-rosot sendiri. Apakah ini pertanda kalo gue tambah kurus? Temen gue bilang gitu soalnya (NGAREP). Terus gue curhat deh ama nyokap di MSN minta beliin celana baru.. eh gue malah diketawain hahaha.

Satu masalah lagi yang gue rasa belom ilang selama di sini adalah: CULTURE SHOCK. Waktu itu, jaman-jamannya gue baru beli laptop, gue cerita ke temen gue:

Susan: *liat-liat henfon* “is this your laptop?”
the P : “yes, have just arrived yesterday.”
Susan: “and the color is.. yellow?”
the P: “yeh, one of my fave color. Isn't that cute?” <-maksa
Susan
: “umm, you know, YELLOW IN CHINESE TERM MEANS PORN.”
the P: "monyet."
Susan: "Huh?"

Apakah itu mencerminkan isi dalam laptopnya? HAHAHAHA gile aja lu kagak lah.

Nggak, sebenarnya bukan culture shock sama dunia internasional. Tapi sama... BUDAYA DALAM NEGERI.

Temen-temen Indonesia gue di sini kebanyakan orang Jawa Timur. JADI KAYAKNYA GUE KETULARAN MEREKA DALAM CARA BERBICARA DAN SEGALANYA HAHAHA NGGILANI PEK! <-tuh kan... Oke, cukup tentang guncangan budaya. Sekarang guncangan batin, esai ini membunuhkuuuuuuu *joget*, anak-anak pada ngajakin ke City sementara gue? GUEEEE DENGAN MUKA HUSH-PUPPIES MENJAWAB:

“Sorry, my essay waits.”


HAHHAHA GILA SOK RAJIN ABIS. Tapi gue emang beneran cemas, udah beberapa minggu ini kehidupan gue berjalan normal. Berangkat sekolah empat jam lebih awal dan nongkrong di perpus dengan buku setinggi idung. Wew, “I HATE NORMALITY” - the A, 2008. hahha pake dikutip segala kata-katanya si Akar.

Oh iya, waktu itu kayaknya gue (kami) pernah janji ya mau bikin postingan khusus tentang temen-temen SMA? Hahahaah targetnya malah harus selesai sebelum lulus-lulusan SMA... gile lama kali rek! <-ketularan lagi.

Oke, saya mandi dulu.

The P

mereka gila, saya tidak. hahahah

Tuesday, January 6, 2009

BUS. TAHUN BARU. BUS

yo yo yoyo yooo!
wasap yo?
aholaaloha..
sudah sangat lama sekali ya gue ga posting.. nyahahaha.
saya sedang terlena dengan kehidupan nyata yang kian hari terasa kian normal.
phew!! membosankan!
i hate normality

baydeway baswe, bagaimanakah tahun baru kalian?
kalau sayaa......

--------------

CHAPTER 1
jadi begini, saya merayakan tahun baru di sebuah kota yang bukan kota jakarta.
ayu tebak kota apaaaaa..... : OSLO SOLO
yoha.. gue ngerayain di solo.
kenapa di solo? ya ngga papa..
nyekekekkk.

Awalnya juga gue agak ragu apakah gue akan pergi kesana atau tidak. Saya pun memikirkan beberapa alternatif cara untuk bisa sampai dari Jakarta ke solo.

1. Naik pesawat
Naik pesawat yang saya maksud disini bukanlah naik diatas pesawat, tapi beli tiket, bayar airport tax, nunggu, masuk kedalam pesawat, memakai seatbelt, dan... terbaaaang....
hoo.. naik pesawat ke solo sangat ngga berasa. hanya EMPAT PULUH LIMA MENIT SAJA. wohooo! kalo bawa makanan ke solo panas2, pas nyampe juga makanannya masih anget. wii~~~.

Tapi ada satu kendala. HANYA SATU. Yaitu: Harga tiket pesawat di musim liburan naik dengan sangat BIADAB. yak. BIADAB. Untuk meletakkan panstats anda di sebuah kursi itu, anda harus membayar $ 978.000 rupiah! yah.. kalo berangkatnya doang si masih okengs lah,, lha ini? gue harus balik lagi ke jakarta bukan? ditambah lagi, gue tidak pergi sendiri, melainkan berdua. Dengan kondisi yang ada, saya memikirkan rincian biaya sebagai berikut:
tiket ---> 978.000 x 2 = 1.956.000 x 2 (kan bolak balik) = 3.912.000
airport tax dalam negri ---> 30.000 x 4 = 120.000
total: 4.032.000
hah?
apa?
EMPAT JUTA?
empat juta = henfon baru
empat juta = berpasang pasang sepatu
empat juta = membayar tiket pesawat = najing terorejing= ga ikhlas gue.

2. Naik kereta
Gue sangat suka naik kereta kalo pergi ke solo. kenapa?
karena perjalanannya terasa, tapi ga terlalu capek juga..
untuk berangkat, gue paling suka berangkat malem. Berangkat jam 8, sampe solo jam 6 pagi. Jika anda beruntung, anda dapat melihat sang surya bergerak perlahan-lahan menuju puncak gemilang cahaya mengukir cita seindah asa dengan perubahan warna yang dramatis. wohuohuo. saya sukaaa...
Untuk pulang, gue lebih suka ngambil jam pagi. Jam 8 pagi. View di saat ini adalah waduk jatiluhur. Keretanya melewati waduk jatiluhur. rasanyaa... ademm!

3. Nebeng sama Om
ini yang paling ENAK. Om gue adalah penyetir yang gila. jakarta solo hanya memakan waktu........ 6 JAM!!! bahkan kereta aja kalah cepet!! Ke-enak-an tidak berakhir disitu saja. karena apa? karena: makan gratis, disetirin, bensin gratis, dikasih cemilan, bisa menentukan musik atau film apa yang diputar didalam mobil.. Lalu, apa yang harus gue lakukan untuk mendapatkan semua fasilitas itu? hanya satu. TIDUR. MBHUAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAA... *tawa kemenangan seorang keponakan.

4. Naik kereta rusa santa clause
bisakah kalian bayangkan betapa kerennya kalo gue naik ini?
kereta tapi ditarik rusa tapi terbang. wiiii~~~~~~ cihuy abis!
meskipun begitu, gue memikirkan beberapa hal: bagaimana cara santa jemput gue tanpa menarik perhatian? *menghindari infotenmen. Bagaimana jika tiba2 gue laper? kan diangkasa ga ada yang jualan makanan.. berarti santa harus parir. Parkirnya dimana? Gue harus memakai baju apa abiar ga masuk angin? gimana kalo nanti hujan? Berapa lama gue bakal nyampe ke solo kalo gue nebeng sama santa yang lagi bagi2in kado? hm.. pasti lama abis..

5. Gue mengemudikan mobil sampai ke solo
gak mungkin. Gue ga punya sim.
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH

6. Naik bus
Ini hil yang mustahal. Bokap gue adalah orang yang sangat sensi sama bus.
"nanti kalo supir busnya ngantuk gimana? banyak truk nyelip nyelip.. jalanannya rusak, ga ada lampunya, rawan kecelakaan, nanti supirnya mabok.....nananananananananannaananaaa"

namun yang terjadi...

tiket pesawat habis
tiket kereta habis
om gw sedang tidak berencana ke solo
gue tidak tahu nomer hengpon santa clause
gue tidak punya sim * seperti yang telah gue bilang

jadi pilihan yang gue punya
hanya
satu
NAIK BUS
HIYAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAAAAAA

dengan beberapa proses, akhirnya jadi jugalah itu gue pergi dengan bus.
mau tau nama busnya? SAFARI.
kesan pertama denger namanya: MENCURIGAKAN
gyahahahaha.

saya pun masuk ke dalam bus
pintunya ada. ok
kursinya ada. ok
setirnya ada. ok
remya? REMNYA ADA NGGAAAA??
oh ada. ok

satu hal yang harus lo semua tahu tentang naik bus:
SEBELUM BERANGKAT, KITA DIABSEN!!!!!
percaya atau tidak? percayalah..

harusnya tu gue berangkat dari jakarta jam 5, tapi berhubung satu orang belum dateng jadii... KITA NUNGGUIN ORANG ITU. bagus. Luar biasa. dan lo tau orang itu dateng jam berapa?

JAM 6 SORE.

orang itu datang
pintu bus mulai ditutup
bus akan berangkat
bismilah.bismilah.bismilah.

busnya jalan.
sopirnya bisa nyetir.
bagus
gue mulai percaya terhadap bus ini.
cihuy.
gue baca buku aahhh....


hari mulai gelap.
kututup bukuku.
akupun tertidur.

saat aku bangun...
BUSNYA BERHENTI
oh. ada apakah gerangan?
ternyata.... BUSNYA RUSAKK!
kamvrets.
akupun menunggu.
lamaaa
lamaaaaaaa
dan merekapun berhasil memperbaiki bus itu.

saya pun sampai di solo dengan selamat. alhamdulilah!

--------------

CHAPTER 2

Apakah arti tahun baru bagi kalian?
bagi saya: tidak ada.
nyakakakakkk.
tahun baru terjadi setiap tahun. terjadi setiap tahun berarti rutin. saya tidak terlalu suka kegiatan rutin.

apa ang saya lakukan di tahun baru?
mama saya mengajak nongkrong di kape, dengerin live music *mama gaul. tapi saya males. Kita pun memutuskan untuk.... bakar-bakar rumaaah!!

boong.

bakar-bakar sate kok.
kita pun asik menyate hingga akhirnya kitapun sadar: bau asep satenya nempel di baju *piama! akhirnya kita memutuskan untuk menyerahka tugas itu kepada orang lain. dan kita memakan sate2 yang dibakar seseorang hingga badannya bau asep itu dengan riang gembira.

setelah puas makaann...
saya chatting sama gildoy lewat aplikasi YM sepuasnya 10.000 lewat provider 3 sambil nonton harry potter di bioskop trans tv. selagi chatting.... SAYA KETIDURAN.
huahuahuahuahuahuhauhauhauhauhua. maaf ya gildoy sayaang... hehee..
saya ketiduran sekitar jam setengah 11.
nyakakakakakkk.
seperti saya bilang sebelumnya: perayaan tahun baru bagi saya bukanlah hal yang penting. lagipula, seiring bertambahnya tahun bukankah usia bumi menjadi semakin tua?

--------------

CHAPTER 3
setelah mengisi liburan saya di solo dengan aktivitas makan, makan, makan, nonton,belanja, makan, makan, makan, tidur, akhirnya ibalah saat bagi saya untuk pulang ke jyakaruta *ini adalah sebuatan JAKARTA bagi orang jepang.

bagaimana cara saya pulangke jakarta?
NAIK BUS LAGI.
wihi~~~~

tapi kali ini bedaa..
gue naik bus dengan merek: MUNCUL.
status dari bus yang saya tumpangi adalah: BIG TOP EKSEKUTIF BUS.
gahul.
kali ini busya enak.
kursinya gede, dapet bantal, dapet selimut, busnya ga mogok. saya bisa tidur dengan riang gembiara sambil bersiul-siul tralala.
cihuys lah.

anda ingin bepergian?
cobalah dengan bus sesekali.

cheers.
The A

Tuesday, December 16, 2008

Plain Post

Hemm, kemaren saya baru buka-buka lagi tulisan ThinkPokari jamannya baru kebentuk. Waktu itu kayaknya seriiiing banget posting,. Padahal UN, SNMPTN, dan ujian-ujian kampret lainnya lagi jadi isu yang lebih hebat daripada pemanasan global, yaa seenggaknya untuk anak SMA angkatan saya.

Saya jadi teringat pembicaraan waktu itu sama the A. Kita sepakat untuk bikin semacam atributs gitu untuk temen-temen SMA. Tapi kayaknya adaaa aja alesan sampe kita nggak sempet-sempet untuk posting, padahal cuma gitu doang. Tapi tenang aja, kita udah nargetin seenggaknya tuh postingan bakal selesai sebelum ganti tahun. Hehehe kayak apaan aja.

Terus kenapa sekarang jadi jarang posting? entahlah yaa, tapi saya lagi ngerasa kalo ThinkPokari lagi kehilangan orijinalitasnya <- buset, apa coba... Yaa, maksudnya sekarang cara ngetik saya jadi gak kayak dulu lagi. Dulu kayaknya cuma asal ketik, publish, asal ketik, publish. Sekarang kok aneh yaa, jadi mesti ada 'sesuatu'nya. Terus terang saya lebih suka postingan yang asal ketik. Jangan gebukin saya, ini pendapat pribadi.

Dan juga sekarang saya minta maaaaaaaaaaaaaaaaf banget buat semua temen blogger. Saya jadi jarang blogwalking dan sekedar nyampah. Hihehehhe.

Pointless? iya lah, kan cuma asal tulis. Hahhahaa

the P

Monday, December 8, 2008

Postcard from The P

Buset lama juga yak gak ngetik-ngetik di sini. Terakhir bikin laporan Kopdar Monas, hihih jadyul amatch. Sekarang saya sedang terdampar di benua bawah. Sayang seribu sayang, gue di sini bukan untuk berburu kanguru. Maap maap kalo ada yang mesen kanguru balado. *nyenggol kiki*

Postingan kali ini lebih ke ngabarin temen-temen keadaan gue sekarang <-siapa juga yang peduli, yaaa seenggaknya saya harus berbagi cerita biar gak kesepian. MARI KITA MULAI, pertama nyampe, gue langsung nyasar aja di bandara gitu yah. Udeh males ah gue cerita bandara, kita percepat saja sampe rumah. Mari, mari, welcome to my crib--iye, gue numpang di rumah Bude, bukan kos-kosan hahaha enak dong tiap hari ada yang masakin *ketauan males* Jadi, di sinilah saya tinggal.

   
BARU NYAMPE: MALES BERESIN BAJU


TIDUR SIANG DI SINI PEWE BENER HEUUMMM

Kamar yang sangat kozi dengan adanya tivi di dalam, WEH, sayangnya bukan tipi plasma.


TV ABAD 25

Mari keluar menghirup udara musim panas yang segar, yihuy, saya cinta musim panas.

PEMANDANGAN JENDELA KAMAR DARI LUAR


JIHIHI SOK IMUT BENER NEMPEL-NEMPEL GINIAN

PAKDE SAYA TERLALU KREATIF DALAM BERKEBUN

Dan biasanya kegiatan saya sebelum tidur menjelang akhir pekan adalah dansa akhir pekan, menonton TV sebelum tidur. Pemandangan yang mencekam…





Suatu hari saya jalan-jalan ke Mal beli laptop *kedengarannya gavl*, enggak lah, gue emang rencana beli laptop baru di sini, kalo bawa yang butut di Indo takutnya beda temperatur ntar kenapa-napa. Akhirnya saya membeli si Kuning Parahita hahhaa, namanya gue ambil dari nama temen gue, si gadis Tengkorak, gue udah ijin sama orangnya kok.


HALO, NAMAKU PARAHITA, SAYA MAKHLUK LEPTOP PALING SEXY

Di mall saya melihat barisan lolipop, jadi inget lagunya MIKA.


GILA NGABISINNYA BISA SETAUN

Terus kapan yah, waktu itu metik ceri dari kebon belakang rumah. (kebon kesannya kumpulan pohon pisang sarangnya kuntilanak hihihi), daaaan yang saya temukan adalah bentuk cerinya yang sangat unik. Mungkin di foto gak begitu keliatan…


CHERRY LOPE LOPE <-ngampung banget

BAIKLAH, jadi di mana lagi saya harus mulai kehidupan kampyus saya? Oh mungkin kegilaan kami meminjam buku perpus dalam jumlah yang biadab. Ini semua gara-gara esai ilmiah brengsekekekek itu hahaha <- stres abis. 

TAK ADA MEJA, TABUNG KEBAKARAN PUN JADI



BUKU ADALAH MAKAN SIANG KAMI

Sebenernya masih banyak foto-foto buku bertumpuk, cuma males nyarinya. Hahaha, anyway, lebih baik saya bercerita tentang pengalaman saya pergi ke pantai dekat rumah kemaren Minggu.

Ceritanya ada temen gue mau nyari share house gitu, gue tawarin aja rumah sebelah gue, emang kebetulan lagi disewain. Nah, abis ngeliat-liat rumah rencananya langsung ke pantai. Temen gue ngebet banget pengen ngajak gue ke pantai rumahnya.

Susan: "Really it‘s a good bitch beach! I always walk around the shore after dinner!" (dalem ati gue, "gavl bener")
The P: "Hmm."

Hari berikutnya,

Susan: "Do you want to go to the beach with me?" (coba cowok yang ngomong, hihihi najong)
The P: "Which beach?"
Susan: "THE ONE I‘VE TOLD YOUU!" <-marah 
The P: "Oh, ya ya, call me whenever you want" 
Susan: "NO! NO! You‘re the one who should call me! Really it‘s a good beach." 
The P: "Iye dah seterah looo! *keceplosan ngomong Indo*"
Susan: "Sorry?" 
The P: "Never mind." 

Jadiiii, di sinilah saya, terbawa hanyut arus laut di pantai selatan Australia, tepatnya di Warrigal Road, itu bukan pantai wisata, jadinya gak rame. Makanya berasa pantai pribadi. Sebelumnya temen gue itu bilang di MSN, 

Susan: "today I saw many dead jellyfish, it‘s soooo cuteee!!" 
The P: "…" *heran, bangke kok dibilang lucu* 
Susan: "you gotta see it! I hope there will be enough dead jellyfish to look at tomorrow." 

Buset, malah doain ubur-ubur jadi bangke sepanjang pantai. TAPI, setelah besoknya saya pergi ke pantai dan melihat ubur-ubur mati… TERNYATA SANGAT MENARIK, SAUDARA-SAUDARA!!! Kita simpan dulu foto ubur-uburnya, jadi saya berangkat bersama dua orang teman saya menggunakan bis. Cihuy. Sebelom maen-maen ke pantai, kita harus nyembunyiin sendal di dalem pasir, biar gak diambil orang katanya. Dan ide gila yang dilontarkan Susan adalah, nyembunyiin buku perpus di bawah pasir. Orang gila emang nih anak, biaya ganti buku perpus bisa buat beli meja IKEA gitu… sayang gak dapet fotonya. 


KUBUR SENDALMU


RATU PASIR


SEASHORE PICNIC

NAH, ini foto bangke ubur-uburnya:






NYAM... <-kok jadi laper


SUSAN, RATU UBUR-UBUR



Huah, ubur-ubur mati sangat menarik. Wiken kapan-kapan ke pantai lagi seru kalik yah hahaha.

Beberapa foto dari pantai:


COME TO MAMAAA


AKU GEMBIRA



GURU NYETIRNYA SPONGEBOB MATI HAHAHA

Tadi cerita tentang wiken, sekarang gue baru pulang ngampus, tadi jalan kaki gara-gara ketinggalan kereta hahaha KAMPRET CAPEK BANGET, mana kaki pake melepuh segala, padahal jalan udah sok cool pake headset dungjedangjedung cekecess. Hueh, akhirnya saya sampe rumah.

Di campus tiba-tiba pada heboh "villager dance", itu loh yang joget jempol goyang. Di kelas gue ada orang yang dikampung-kampungin hahah kesian banget tapi cuma buat lucu-lucuan doang kok. Terus nyambung ke lagu-lagu Indonesia alay version, temen gue orang Vietnam sampe mangap. Kesian gue liatnya. Yaudah gue dan temen Indo yang lain nyanyi lagu yang normalan dikit, lagunya AFGAN. Elah apa yang normal… tiba-tiba temen gue nyeletuk,

T: "EEH, emang Afgan beneran mau pindah ke Monash yah?!"
P: "kalik, waktu itu satu tes IELTS sama gue di daerah Pondok Indah hahaha" <-maen nyamber aja, biar ada temen ngomong. Akhirnya jadi panjang… dan tiba-tiba salah satu dari mereka nyeletuk: 

"Pop, aku perhatiin kamu kok jadi mirip Afgan ya?"

 Bangke, udah di ujung dunia masiiiiiiiiiiih aja dimirip-miripin. Mesti kabur kemana lagi gue? Mudah-mudahan mereka diberi kesehatan mata yang lebih baik. Amin. The P